Bekasi – Nawacitamediaindonesia.com – Malam menjelang HUT Kemerdekaan RI ke-81 terasa istimewa, sekaligus menjadi momen peringatan ulang tahun ke-48 Ketua Umum FPMM, H. Umar Key Ohoitenan, S.H. Bertepatannya hari lahir dengan hari kemerdekaan membuat sejumlah tokoh Maluku berkumpul di kediamannya, Binalindung, Bekasi, untuk memanjatkan doa syukur dan berbagi kesan.
Hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan tokoh pemerintah, tokoh masyarakat, adat, ormas, dan tokoh agama Maluku se-Jabodetabek. Tepat pukul 24.00 WIB, acara dibuka dengan pembacaan Al-Qur’an oleh Ustadz Husein Fakoubun, dilanjutkan dengan penyampaian testimoni dan kesan dari para hadirin.
Daud Kei menyampaikan bahwa keberhasilan Umar Key bukanlah hal yang instan, melainkan hasil perjuangan panjang. Sikap hormat, keadilan, dan kepeduliannya terhadap sesama menjadi ciri khas yang dihayati dari nilai agama dan budaya. “Jika ada orang Maluku yang kesulitan di Jakarta, pasti datang kepada Umar Key — dan pasti dibantu,” ujar Daud.
Perwakilan tokoh masyarakat lainnya pun menyampaikan hal senada. Umar Key disebut menjadi tempat berteduh bagi orang Maluku dan saudara Indonesia Timur di Ibu Kota, serta senantiasa mengutamakan kebaikan dan persaudaraan dalam menyelesaikan segala persoalan.
Dalam kesempatan itu, Umar Key pun terbuka meminta kritik dan saran demi kemajuan bersama. Perjalanan hidupnya yang sederhana, tekun bekerja sejak muda, merantau jauh, hingga akhirnya mampu bangkit dan meraih pendidikan sarjana hukum menjadi bukti ketekunan dan keikhlasannya. Di balik langkahnya, doa ibunda tercinta, dukungan keluarga, serta ketakwaannya kepada Allah SWT senantiasa menjadi penuntun hidupnya.
Seluruh tokoh yang hadir turut mendoakan agar Umar Key senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan untuk terus berbakti bagi masyarakat Maluku dan bangsa Indonesia.

